Bagi para penggemar animasi di tanah air, Big Hero 6 bukanlah film asing. Dirilis pertama kali oleh Walt Disney Animation Studios pada tahun 2014, film pemenang Oscar ini berhasil mencuri hati penonton berkat kisah persahabatan antara Hiro Hamada dan robot kesehatan bernama Baymax. Kini, kabar terbaru yang mengguncang komunitas Disney Indonesia adalah rilisnya proyek Big Hero 6 Dubbing Indonesia New—sebuah versi sulih suara terbaru yang segar, dengan sentuhan modern dan pengisi suara papan atas.
Apa sebenarnya yang dimaksud dengan "New Dubbing" ini? Mengapa Disney memutuskan untuk menyulih suara ulang film klasik ini? Dan di mana Anda bisa menontonnya? Simak ulasan eksklusif berikut.
Jawabannya: SANGAT LAYAK, terutama bagi tiga kelompok berikut:
Namun, jika Anda adalah penggemar berat yang hafal setiap dialog asli atau versi 2014, bersiaplah untuk "keterkejutan budaya". Tapi cobalah dengan pikiran terbuka. Big Hero 6 dubbing Indonesia new bukanlah perusak kenangan, melainkan jembatan agar cerita tentang persahabatan, kehilangan, dan robot perang yang lembut ini tetap relevan untuk generasi baru penonton Indonesia.
Jangan lupa siapkan tisu ya, karena adegan "I can't lose you too" dalam Bahasa Indonesia versi baru... dijamin bikin netes air mata. big hero 6 dubbing indonesia new
Artikel ini diperbarui pada 2 Mei 2026 untuk menyertakan informasi resmi dari Disney Indonesia. Untuk berita lebih lanjut seputar dubbing film animasi di Indonesia, pantau terus rubrik Movie & Animation kami.
Tags: #BigHero6 #DubbingIndonesia #DisneyIndonesia #BigHero6DubbingIndonesiaNew #ReviewFilm
In a bustling studio in Jakarta, the air is thick with anticipation as a new era for Big Hero 6
begins. For years, fans have enjoyed the adventures of Hiro and Baymax on Disney+ Hotstar, but a fresh project is breathing new life into the San Fransokyo heroes for 2026. The Voice of a Hero Big Hero 6 Dubbing Indonesia New: Kembalinya Petualangan
Inside the recording booth, the next generation of voice talent takes their place. Leading the team is Salman Pranata as the voice of Hiro Hamada
, capturing the perfect blend of teenage genius and vulnerability. Beside him, the soft, robotic comforting tones of Jumali Jindra
return as Baymax, ensuring the healthcare companion remains as lovable as ever in Bahasa Indonesia. A New Chapter in San Fransokyo
As the red "Recording" light flickers on, the cast dives into a high-stakes scene. The team, including Clara Dewanti as the sharp-tongued Go Go Tomago and Mohammad Romli Orang tua yang ingin mengenalkan film superhero ke
as the meticulous Wasabi, works in perfect sync. They aren't just translating words; they are localizing the heart of the story, making the technological marvels of the "Earth-14123" Marvel universe feel like they belong right in the heart of Indonesia. Hiro Hamada: Salman Pranata Baymax: Jumali Jindra Fred: Hermano Suryadi Go Go Tomago: Clara Dewanti Honey Lemon: Jheni Rinjo
The story follows the team as they protect their city from new threats, like the mischievous Noodle Burger Boy, all while maintaining the legacy left by Tadashi Hamada. This new dubbing effort ensures that whether on GTV or streaming platforms, the bond between a boy and his robot continues to inspire a new generation of Indonesian fans. See a review of the Indonesian dubbing for Big Hero 6:
Inilah yang paling dinanti. Rumor dan konfirmasi resmi mulai bermunculan. Berdasarkan rilis pers resmi Disney Indonesia pada April 2026, berikut adalah daftar pengisi suara untuk versi terbaru ini:
| Karakter | Pengisi Suara Versi 2014 | Pengisi Suara Versi Baru (2026) | Catatan | | :--- | :--- | :--- | :--- | | Hiro Hamada | M. Fahmi (artis cilid era 90an) | Rizky "Riz" Fachrel (YouTuber gaming) | Suara lebih muda dan energik, cocok untuk Hiro (14 tahun). | | Baymax | Surya Saputra (aktor senior) | Arie Untung (vokalis dan pengisi suara kartun) | Arie membawakan nada datar khas robot namun dengan sentuhan hangat yang lebih natural. | | GoGo Tomago | Chelsea Islan (aktor) | Maudy Ayunda (penyanyi/aktris) | Maudy berhasil menangkap sisi tomboi dan sarkastik GoGo dengan sempurna. | | Wasabi | Diding Boneng (komika) | Abdurrahim Arsyad (podcaster) | Suara bariton yang tegas namun kelakuan canggung. | | Honey Lemon | Alyssa Soebandono (aktor) | Ziva Magnolya (penyanyi) | Nada manis dan sedikit hiperaktif, khas ilmuwan kimia. | | Fred | Ananda Omesh (pembawa acara) | Nopek Novian (komika muda) | Improvisasi lelucon ala anak Jaksel yang sangat melekat. | | Aunt Cass | Mellya Baskarani (penyanyi jazz) | Gita Bhebhita (aktor musikal) | Ceria namun tetap ada nada "emosi bibi yang protektif". | | Profesor Robert Callaghan | Donny Damara (aktor senior) | Butet Kertaradjasa (aktor teater) | Menghadirkan nuansa kecewa dan dendam yang lebih kelam. |
Keputusan untuk menghadirkan Rizky Fachrel sebagai pengisi suara Hiro menuai pro dan kontra di media sosial. Namun, setelah cuplikan 10 menit pertama dirilis, banyak warganet mengakui bahwa "energi baru" ini justru membuat film terasa lebih segar.