Analisa Harga Satuan Pekerjaan Furniture Excel ((new))

Panduan Lengkap Analisa Harga Satuan Pekerjaan Furniture Excel

Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) merupakan fondasi utama dalam menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang akurat untuk proyek interior dan mebel. Menggunakan Microsoft Excel untuk perhitungan ini tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga meminimalisir kesalahan hitung manual yang berisiko merugikan kontraktor maupun klien. Apa Itu Analisa Harga Satuan Pekerjaan Furniture?

Secara teknis, AHSP Furniture adalah perhitungan mendetail mengenai kebutuhan biaya tenaga kerja, bahan baku, dan peralatan untuk menyelesaikan satu unit pekerjaan tertentu (misalnya per meter lari atau per unit lemari). Komponen utama dalam analisa ini meliputi:

Berikut adalah draf postingan blog mengenai "Analisa Harga Satuan Pekerjaan Furniture Excel" yang disusun agar informatif bagi kontraktor maupun pelanggan. analisa harga satuan pekerjaan furniture excel

Cara Mudah Menghitung Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Furniture dengan Excel

Membuat estimasi biaya untuk proyek interior atau furniture seringkali menjadi tantangan tersendiri. Jika harga terlalu tinggi, klien mungkin akan mundur; namun jika terlalu rendah, bisnis Anda berisiko rugi. Di sinilah pentingnya memiliki Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) yang terstruktur, terutama menggunakan format Excel yang otomatis dan akurat. Apa Itu Analisa Harga Satuan Pekerjaan Furniture?

Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) adalah perhitungan mendalam mengenai kebutuhan biaya untuk satu jenis pekerjaan tertentu. Dalam konteks furniture, ini berarti menghitung total biaya yang diperlukan untuk membuat satu unit barang (misalnya, per meter lari lemari atau per buah kursi). Double-check coefficient – Compare with SNI 2019 (if

Tujuan utamanya adalah menciptakan transparansi, efisiensi anggaran, dan akuntabilitas dalam proses pengadaan barang. Komponen Utama dalam AHSP Furniture

Untuk mendapatkan harga yang realistis, Anda perlu memasukkan tiga elemen biaya dasar serta biaya tambahan:


2. Conditional Formatting for Waste Alert

Set a rule: If the "Koefisien" for plywood exceeds 1.4 per m², turn the cell Red. This visual warning tells you the design is too wasteful (cutting layout inefficient). Pajak dan potongan (PPN

7. Quality Assurance & Validation

  1. Double-check coefficient – Compare with SNI 2019 (if available) or previous project actual usage.
  2. Update material prices – Create a weekly price update sheet (import from supplier XLS).
  3. Labor hours – Use stopwatch data for assembly; typical range: 0.5–2 OH per furniture unit.
  4. Waste factor – Add 5–10% for plywood/polywood materials (formula: =Koefisien*1.07).

Download vs. Build: Which is Better?

You can find dozens of templates for analisa harga satuan pekerjaan furniture excel online. However, pre-made templates often fail because:

  1. They use outdated SNI indexes (e.g., 2016 vs 2024).
  2. They don't reflect current labor rates in your specific city.
  3. They are password protected and cannot be modified.

Our Recommendation: Download a template structure but build the database yourself using your suppliers' current price lists.

Tab 2: Standard Consumption Coefficients (Koefisien)

This answers: How much material for 1 m² of product?

📁 Contoh Template Excel Sederhana

| A | B | C | D | E | |---|----|----|----|----| | Item | Koefisien | Satuan | Harga Satuan (Rp) | Total (Rp) | | Multiplek 18mm | 2.5 | lbr | 150,000 | =B2D2 | | Handle | 4 | bh | 12,000 | =B3D3 | | Cat (set) | 1 | set | 85,000 | =B4D4 | | Tukang kayu (jam) | 4 | jam | 20,000 | =B5D5 | | Helper (jam) | 2 | jam | 15,000 | =B6*D6 | | Total Harga Satuan | | | | =SUM(E2:E6) |


2. Komponen utama AHSP (kolom/field Excel)

  1. Kode item
  2. Nama item / Deskripsi pekerjaan
  3. Satuan (m, m2, m3, unit, lm, paket)
  4. Volume / Kuantitas
  5. Rincian Bahan:
    • Nama bahan
    • Spesifikasi (jenis kayu/engineered, ketebalan, finishing)
    • Koefisien pemakaian per satuan pekerjaan
    • Harga satuan bahan (Rp)
    • Subtotal bahan = koefisien × harga bahan
  6. Rincian Upah:
    • Jenis tenaga kerja (pengrajin, tukang finishing, helper)
    • Jam kerja/koefisien per satuan
    • Tarif upah per jam atau per unit
    • Subtotal upah
  7. Rincian Alat / Peralatan:
    • Nama alat (sewa jika relevan)
    • Biaya per penggunaan atau alokasi per satuan
  8. Biaya tidak langsung (overhead):
    • Persentase atau alokasi per item (mis. 5–15%)
  9. Keuntungan (laba):
    • Persentase dari total biaya langsung+tidak langsung
  10. Pajak dan potongan (PPN, PPh jika perlu)
  11. Harga Satuan Terhitung (Rp) = (Bahan + Upah + Alat + Overhead) × (1 + laba%) + pajak
  12. Catatan / asumsi (kualitas material, lokasi kerja, waktu produksi)